Postingan

POHON‍ natal

Gambar
Pohon Injil Suatu ketika adalah sebatang pohon Natal yang bersinar terang tinggi menjulang; menarik mata memandang. Kecemerlangannya sungguh memikat dan menggembirakan hati siapa saja yang lewat. “Terangnya begitu cemerlang,” begitu kata mereka dan mereka pun enggan beranjak pergi. Sang pohon Natal berdiri tegak, bangga bermandikan cahaya oleh sebab setiap lampu menyala begitu gemilang. Kemudian, terdengarlah sebuah bola lampu berkata, “Aku capai menyala siang dan malam, sebaiknyalah aku padam dan beristirahat; terlalu capai aku selalu mengusahakan yang terbaik. Lagipula, aku begitu kecil; aku tidak yakin kehadiranku cukup berarti.” Sekonyong-konyong, seorang anak dengan lembut menyentuhnya, “Lihat, mama, yang ini bersinar sangat terang. Aku telah melihat semua lampu di atas pohon terang, yang ini tampak paling cemerlang bagiku.” “Ya, Tuhan!” seru si bola lampu “Hampir saja aku redup dan padam. Aku pikir tak seorang pun...

Nurani hati

  Di sini telah ku tulis Berjuta-juta kesaksian Tentang kita dan sketsa perjalanan Namun cerita selalu tak pernah sempurna 'Tuk di tempuh oleh anganan kita Dan angananku telah kutitipkan padamu Agar rindu itu 'kan menyatu Dalam kenyataan dan bukan khayalan Serta angananku belaka Nurani didinding hati hampir retak Dekaplah aku yang erat Agar kita tak terpisahkan Hanya karena khayalan dan anganan Adakah Kau Rasakan Setiap mataku terpana padamu Saat itu pula rasaku 'tak menentu Detak nadiku ... Goncangan dadaku ... Menghanyutkan ketenangan kalbuku Kadang kusentak diriku Kutarik pandangan yang terpaku Kusadarkan jiwaku yang menggebu Dan kukurung dalam terali hatiku Karena bimbang dan ragu Seribu tanya yang masih menghalau Adakah kau seperti aku ... ?